Mejuah-juah.     Selamat datang di blog sederhana kami: "Rudang Rakyat Sirulo".   Mejuah-juah. Kami minta maaf jika diwaktu dekat ini akan ada sedikit gangguan atau ketidak nyamanan pengunjung terhadap tampilan blog ini, sebab direncanakan dalam waktu dekat blog ini akan melakukan perbaikan. Terima kasih atas kunjungan anda.   Terus dukung dalam doa, untuk Taneh Karo Simalem yan kita cintai segera dipulihkan    Mejuah-juah.        RUDANG RAKYAT SIRULO COMUNITY menerima donasi dari pihak-pihak yang hendak/peduli dengan blog ini, yang ingin berinfestasi. Hal ini ditujukan untuk menghidupkan terus blog ini, serta meng-UPGRADEnya ke wensite berbayar demi kenyamanan pengunjung. Bagi anda yang tertarik silahkan hubungi e-mail: bastanta.meliala@gmail.com. Terima kasih.
Mejuah-juah.   Rudang Rakyat Sirulo Comunity, mengundang partisipasi dari pemcaba untuk mendukung eksistensi blog ini, dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Karo ke e-mail: bastanta.meliala@gmail.com    RRSC juga mengundang para pengunjung blog untuk ikut serta membangun jaringan RRSC dengan cara menyampaikan donasi untuk meng-UPGRADE blog ini ke versi berbayar, hal ini dianggap perlu untuk memberi kualitas konten dan kenyamanan pembaca.   Bagi anda yang tertarik untuk mendukung dan ikut serta membangun jaringan RRSC, anda dapat menyampaikan donasi anda ataupun berinfestasi di blog ini. Silahkan hubungi e-mail admin di BASTANTA.MELIALA@GMAIL.COM    Mejuah-juah.
    <--> MEJUAH-JUAH <-->

    Sabtu, 22 September 2012

    Gereja Injil Karo Indonesia

    "Kami cinta KK(2K) dan kami menyembah Kristus dengan budaya Karo", merupakan semboyan yang digaungkan oleh Gereja Injili Karo Indonesia(GIKI), yang merupakan kepanjangan dari "Kristus dan Karo". Gereja Injil Karo Indonesia atau disingkat GIKI, merupakan salah satu gereja yang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah masyarakat suku Karo, atau dengan kata lain, gereja yang pada dasarnya lahir untuk menaungi masyarakat Kristen Karo,  yang pada awal-awal kemunculannya di tahu 1992 diantara masyarakat Karo perantauan. Walaupun GIKI merupakan gereja yang pada dasarnya menaungi masyarakat Kristen dari suku Karo, namun tidak jarang juga kita menemui anggota-anggota jemaatnya yang berasal dari etnis lain, karena selain sebagai wadah pemersatu dan pelayanan bagi masyarakat kristen Karo, seperti halnya gereja kristen lainnya di muka bumi ini tetaplah mengedepankan kasih karunia Kristus Yesus disamping tradisi budaya yang ada.

               Memang keberadaan GIKI ini belumlah dikenal secara luas, bahkan diantara masyarakat suku Karo sendiri, namun gaung perkembangannya sudah mulai tampak, baik di Pulau Jawa maupun di Sumatera, terkhusunya di Kota Medan, Kab. Deliserdang, dan Kabupaten Karo yang merupakan basis terbesar dimana masyarakat suku Karo berdomisili. 

               Perpaduan antara Injil(Firman Tuhan) dan budaya Karo, merupakan sebuah misi yang ingin diembah Gereja Injil Karo Indonesia tersebut, dimana hal ini dijabarkan dalam keterangan yang tercantum pada fun page–nya Gereja Injil Karo Indonesia di facebook(selain fun fage di FB, untuk menjalin komunikasi dan memperkenalkan Firman Tuhan serta GIKI tersebut, Gereja Injil Karo Indonesia(GIKI) juga memiliki tabloid yang bernama Sinalsal yang jika diterjemahkan ke dalam bahsa Indonesia, berarti: terang), seperti dijabarkan berikut:

    Tentang
    Kami Mencintai 2K, Kristus dan Karo, Kami menyembah Tuhan Yesus dengan budaya Karo

    Misi
    Menjadikan orang Karo pengikut Kristus yang taat dan menyembah-Nya dalam budaya lokal yang ada.

    Keterangan
    Gereja > Gereja adalah persekutuan orang percaya yang hidup untuk Kristus
    Injili > hidup berdasarkan Injil (kitab suci) dan Yesus Kristus sebagai Mesias dan Anak Allah Yang hidup.
    Karo > nama suku (bukan subsuku!) yang ada di Sumatera Utara
    Indonesia > wilayah, bangsa, dan politik.

    Dari penjabaran diatas, tampak kalau Gereja Injil Karo Indonesia ini hendak menunjukkan pelayanan Firman Tuhan tanpa mengesampingkan nilai-nilai luhur budaya yang ada, dan menitik beratkan kepada budaya serta identitas Karo Siadi(sejati), setidaknya itu yang tersirat dalam keterangan, sehingga missi hendak “Menjadikan orang Karo pengikut Kristus yang taat dan menyembah-Nya dalam budaya lokal yang ada.” dapat terlaksana dalam kasih karuni Kristus. Semoga Tuhan Yesus memberkati Gereja Injil Karo Indonesia dan masyarakat Karo semua. Syaloom ras mejuah-juah!


    Beberapa alamat GIKI:


    GIKI Jakarta
    Perum Taman Duren Sawit, Blok AI No. 3 Duren Sawit, JAKARTA TIMUR.
    Telp:  (0821) 8603873

    GIKI Bandung
    Jl. Dago No. 109, Bandung.
    Kontak Pelayanan:  (022) 76428544/ 081395287651/081322160810

    GIKI Cimahi
    Jl. Gatot Subroto(Gedung SASDIKSUSJUR), Cimahi.
    Kontak Pelayanan:  (022) 91609423/081394882842

    GIKI Medan(Pd. Bulan)
    Jl. Djamin Ginting No. 48 Pd. Bulan(Pokok Mangga), Medan.
    Kontak Pelayanan:  081322559522

    GIKI Medan(Setiabudi)
    Jl. Dr. Setiabudi No. 144, Sei Sikambing B, Medan Sunggal 20122.
    Kontak Pelayanan:  (061) 8217770, Fax: (021) 54213561.

    GIKI Bandar Baru
    Jl. Djamin Ginting No. 74, Desa Bandar Baru, Kec. Sibolangit(20357), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
    Kontak Pelayanan:  08153156333/081271134475.

    GIKI Sukarame
    Desa Sukarame, Kec. Munte, Kab. Karo.
    Kontak Pelayanan:  081376827874

    GIKI Perbesi
    Desa Perbesi, Kec. Tiga Binanga, Kab. Karo.
    Kontak            Pelayanan: 081376827874

    GIKI Kabanjahe
    Jl. Perwira No. 5, Gang Leto, Kabanjahe(22111).
    Kontak Pelayanan:  (0628) 323219, Fax: (0271) 717812.

     Mejuah-juah. @simbisa_366
    foto diambil dari Fun Page GIKI di FB:  Gereja Injil Karo Indonesia.

     bersambung... (sejarah singkat berdirinya GIKI)
    Comments
    4 Comments

    4 komentar:

    1. Bagaimana Gereja Injil Karo Indonesia menyikapi isu diluar yang menyebutkan Karo Bukan Batak ? Apakah Gereja Injil Karo Indonesia sebagai Protes & pembuktian lepasnya GBKP sebagai simbol dari Batak Karo ?
      Saya ingin tanyakan hal ini karena dari dulu saya mengetahui Batak Karo adalah Batak, tapi belakangan muncul isu karo beda dengan batak. Sama seperti Imigran Cina daratan RRC, setelah datang ke Indonesia menolak disebut cina kemudian ingin disebut tionghoa, apakah orang karo ingin melepaskan embel-embel batak yang selama ini melekat dalam suku karo. Terima Kasih :)

      BalasHapus

    Mejuah-juah!