Mejuah-juah.     Selamat datang di blog sederhana kami: "Rudang Rakyat Sirulo".   Mejuah-juah. Kami minta maaf jika diwaktu dekat ini akan ada sedikit gangguan atau ketidak nyamanan pengunjung terhadap tampilan blog ini, sebab direncanakan dalam waktu dekat blog ini akan melakukan perbaikan. Terima kasih atas kunjungan anda.   Terus dukung dalam doa, untuk Taneh Karo Simalem yan kita cintai segera dipulihkan    Mejuah-juah.        RUDANG RAKYAT SIRULO COMUNITY menerima donasi dari pihak-pihak yang hendak/peduli dengan blog ini, yang ingin berinfestasi. Hal ini ditujukan untuk menghidupkan terus blog ini, serta meng-UPGRADEnya ke wensite berbayar demi kenyamanan pengunjung. Bagi anda yang tertarik silahkan hubungi e-mail: bastanta.meliala@gmail.com. Terima kasih.
Mejuah-juah.   Rudang Rakyat Sirulo Comunity, mengundang partisipasi dari pemcaba untuk mendukung eksistensi blog ini, dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Karo ke e-mail: bastanta.meliala@gmail.com    RRSC juga mengundang para pengunjung blog untuk ikut serta membangun jaringan RRSC dengan cara menyampaikan donasi untuk meng-UPGRADE blog ini ke versi berbayar, hal ini dianggap perlu untuk memberi kualitas konten dan kenyamanan pembaca.   Bagi anda yang tertarik untuk mendukung dan ikut serta membangun jaringan RRSC, anda dapat menyampaikan donasi anda ataupun berinfestasi di blog ini. Silahkan hubungi e-mail admin di BASTANTA.MELIALA@GMAIL.COM    Mejuah-juah.
    <--> MEJUAH-JUAH <-->

    Selasa, 29 Januari 2013

    Für Elise

    Für Elise atau Bagatelle in A minorWoO 59. Sebuah karya dari Ludwing von Beethoven sekitar tahun 1810, yang awalnya merupakan komposisi piano, namun dikemudian hari banyak musisi  yang mengarasemennya dalam komposisi full orkestra bahkan opera. 

    Kepada Elisa(Elise), itu-lah terjemahan secara harafiahnya Für Elise dari bahasa Jerman ke bahasa Indonesia. Namun, apakah idenya benar demikian, bahwa lagu ini dibuat khusus untuk seorang yang bernama Elise? Banyak yang meragukan!

    Banyak ahli melakukan penelitian tentang sosok Beethoven serta karya-karyanya yang fenomenal, sebuat saja Sonata in C Minor ‘Pathetique; Op. 13, Moonlight’ sonata dan ‘Pastorale’ sonata; Quintet Op. 18, Septet in Eb Major, Op. 20, dan Quintet, Op. 29; Piano Concerto in Eb Major, Op. 37; Symphony No. 3 in Eb ‘Eroica’, Op. 55(gubahan), Sinfonia Eroica…composta per festiggiare il sovvenire de un grand’ uomo’(didedikasi untuk Bonaparte), Simfoni No. 9 in D minor dlsb, namun Beethoven memiliki sisi kehidupan se-fenomenal dan se-misteri karya-karyanya.

    Tentang Für Elise ini sendiri, siapa Elisa(Elise) yang dimaksud, apakah ide pembuatan lagu ini benar seperti yang tersirat dari judulnya(für Elise = untuk Elisa), atau-bahkan ada kemungkinan lainnya. Belum ada yang benar-benar meyakinkan. Namun teori muncul dan yang paling terkenal dimana dikatakan judul awal dari lagu ini sebenarnya Für Therese(untuk Theresia), hal ini dikaitkan dengan Theresia Malfatti von Rohrenbach zu Dezza wanita yang ingin dinikahi Bethoven ditahun 1810 namun kandas karena, wanita tersebut keburu menikah dengan pria lain. Hal ini-lah menjadi perhatian para peneliti, mengingat nada-nada Für Elise yang syahdu, liris, dan mendayu, sehingga tak jarang diidentikkan dengan suasana kesedihan, mysteri, dan masa-masa kegelapan. Maka, para peneliti berasumsi jikalau ini ungkapan perasaan kekecewaan dari Beethoven atas kegagalan cintanya kepada Theresia.

     Für Elise untuk pertama kali dipublikasikan ditahun 1865 namun, karena kesalahan dalam menyalinnya oleh Ludwig Nohl sehingga judulnya menjadi Für Elise, dimana diyakini seharusnya berjudul für Therese hal ini diyakini dari nada-nada penyusunnya, dimana dimulai dari E – D# – E, atau enharmoninya E – E – E, dibaca E – Es – E, ini diyakini menjadi petunjuk inisial dari nama ThErESE atau bahkan EliSE (?).

    zwani.com myspace graphic comments







    Lihat video untuk Für Elise di youtube versi gitar -->
    Lihat video untuk Für Elise di youtube versi violin -->
    Lihat video untuk Für Elise di youtube versi vokal -->

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Mejuah-juah!