Mejuah-juah.     Selamat datang di blog sederhana kami: "Rudang Rakyat Sirulo".   Mejuah-juah. Kami minta maaf jika diwaktu dekat ini akan ada sedikit gangguan atau ketidak nyamanan pengunjung terhadap tampilan blog ini, sebab direncanakan dalam waktu dekat blog ini akan melakukan perbaikan. Terima kasih atas kunjungan anda.   Terus dukung dalam doa, untuk Taneh Karo Simalem yan kita cintai segera dipulihkan    Mejuah-juah.        RUDANG RAKYAT SIRULO COMUNITY menerima donasi dari pihak-pihak yang hendak/peduli dengan blog ini, yang ingin berinfestasi. Hal ini ditujukan untuk menghidupkan terus blog ini, serta meng-UPGRADEnya ke wensite berbayar demi kenyamanan pengunjung. Bagi anda yang tertarik silahkan hubungi e-mail: bastanta.meliala@gmail.com. Terima kasih.
Mejuah-juah.   Rudang Rakyat Sirulo Comunity, mengundang partisipasi dari pemcaba untuk mendukung eksistensi blog ini, dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Karo ke e-mail: bastanta.meliala@gmail.com    RRSC juga mengundang para pengunjung blog untuk ikut serta membangun jaringan RRSC dengan cara menyampaikan donasi untuk meng-UPGRADE blog ini ke versi berbayar, hal ini dianggap perlu untuk memberi kualitas konten dan kenyamanan pembaca.   Bagi anda yang tertarik untuk mendukung dan ikut serta membangun jaringan RRSC, anda dapat menyampaikan donasi anda ataupun berinfestasi di blog ini. Silahkan hubungi e-mail admin di BASTANTA.MELIALA@GMAIL.COM    Mejuah-juah.
    <--> MEJUAH-JUAH <-->

    Senin, 10 September 2012

    Cara menuliskan " Surat Aru atau Tulisen Karo" pada MS Office-Word


     Aksara Karo

    Tulisen(aksara) Karo atau sering juga desebut Surat Aru(Haru = Karo),  merupakan salah satu aksara(tulisan) kuno yang ada di nusantara, yang tumbuh – berkembangnya, serta dipergunakan secara meluas di wilayah-wilayah Karo, yang meliputi daerah Pesisir Pantai Timur Pulau Sumatera di bagian Utara dan Tengah, serta dataran tinggi bukit barisan di bagian tengah dan utara pulau Sumatera(pegunungan Karo).
     
    Tulisen Karo diklasifikasikan dalam golongan abugida, yang dimana setiap bunyi dapat dilambangkan secara mutlak(akurat/pasti), yang terdiri dari indung surat(huruf induk/huruf utama yang jumlahnya 21 surat) merupakan pelambangan dari konsonan walau dalam pengejaanya selalu diikuti oleh bunyi “a”, kecuali pada dua indung surat, yakni: “i” dan “u” yang hanya dipakai sebagai huruf awal dari sebuah kata. Seperti halnya abugida lainnya, selain indung surat sebagai karakter huruf utama, dalam tulisen(aksara) Karo juga ada anak surat yang berfungsi sebagai diakritik

    Belakangan ini, pengunaan aksara Karo sudah sangat jarang. Banyak yang mengatakan, hal ini dikarenakan susahnya dalam hal mempelajarinya(Siapa bilang Susah? Lihat disini! dan menuliskannya. Padahal sekarang ini dengan kemajuan teknologi kita makin dipermudah. Kita dapat dengan mudah membentuk surat-surat(huruf/fonts) Karo itu dengan menggunakan image editor, sebut saja seperti: CorelDraw, Paint, Adobe Photoshop, PowerPoint, dll. Atau jika tidak ingin repot, sekarang juga banyak beredar fonts yang dapat diinstal dan dipergunakan pada semua program yang memiliki fungsi textie(seprti: MS Ofice Word, Excel, Paint, PowerPoint, Ulead Photo Express, NotePad, FrontPage, dll) yang dapat di-download secara geratis di internet, salah satunya yang kami buat: Sembiring Bastanta P(Karo_Font2).ttf yang dapat Anda download disini --> download! (susah downloadnya? Lihat caranya disini <---- Dan berikut dibawah ini tabel fungsi tombol pada keyboard komputer.

    Letak indung surat Karo pada tombol keyboard komputer
    Letak Indung Surat pada tombol keyboard komputer.


    Letak anak surat Karo pada tombol keyboard komputer
    Letak Anak Surat(diakritik) pada keyboard.
    Perhatikan tabel berikut ini! Tampak beberapa contoh-contoh fungsi tombol untuk menuliskan kata-kata ke dalam tulisen(aksara) Karo.

    contoh penulisan aksara Karo pada komputer
    Contoh cara pemakaiannya.
     Selamat Mencoba. Mejuah-juah.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Mejuah-juah!