Mejuah-juah.     Selamat datang di blog sederhana kami: "Rudang Rakyat Sirulo".   Mejuah-juah. Kami minta maaf jika diwaktu dekat ini akan ada sedikit gangguan atau ketidak nyamanan pengunjung terhadap tampilan blog ini, sebab direncanakan dalam waktu dekat blog ini akan melakukan perbaikan. Terima kasih atas kunjungan anda.   Terus dukung dalam doa, untuk Taneh Karo Simalem yan kita cintai segera dipulihkan    Mejuah-juah.        RUDANG RAKYAT SIRULO COMUNITY menerima donasi dari pihak-pihak yang hendak/peduli dengan blog ini, yang ingin berinfestasi. Hal ini ditujukan untuk menghidupkan terus blog ini, serta meng-UPGRADEnya ke wensite berbayar demi kenyamanan pengunjung. Bagi anda yang tertarik silahkan hubungi e-mail: bastanta.meliala@gmail.com. Terima kasih.
Mejuah-juah.   Rudang Rakyat Sirulo Comunity, mengundang partisipasi dari pemcaba untuk mendukung eksistensi blog ini, dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Karo ke e-mail: bastanta.meliala@gmail.com    RRSC juga mengundang para pengunjung blog untuk ikut serta membangun jaringan RRSC dengan cara menyampaikan donasi untuk meng-UPGRADE blog ini ke versi berbayar, hal ini dianggap perlu untuk memberi kualitas konten dan kenyamanan pembaca.   Bagi anda yang tertarik untuk mendukung dan ikut serta membangun jaringan RRSC, anda dapat menyampaikan donasi anda ataupun berinfestasi di blog ini. Silahkan hubungi e-mail admin di BASTANTA.MELIALA@GMAIL.COM    Mejuah-juah.
    <--> MEJUAH-JUAH <-->

    Rabu, 26 September 2012

    Teraka


    Teraka adalah salah satu seni merajah diri (menggambar di tubuh) pada masyarakat Karo(juga pada suku-suku lainya di dunia), yang biasanya digambar(dilukis) pada bagian-bagian tubuh tertentu dan dengan motif  yang bervariasi. Kegiatan merajah diri ini umumnya dilakukan oleh kaum wanita ataupun dilakukan kepada anak-anak dan remaja, yang dalam keyakinan masyarakat tradisional Karo bertujuan untuk menangkal ataupun menghindarkan diri dari serangan(gangguan) sedang bela (roh jahat pemakan manusia), terkhususnya bagi wanita yang sedang mengandung(hamil) ataupun yang baru melahirkan.

    Walaupun pembuatan teraka ini terkhususkan bagi wanita yang sedang mengadung ataupun yang baru melahirkan, namun merajah diri ini disarankan dilakukan pada saat masih gadis ataupun menjelang pernikahan. Berikut motif-matif teraka yang lazim pada masyarakat Karo!

    Motif-motif teraka Karo
     
    Berikut mangmang/tabas (mantra) yang dipakai untuk mengusir sedang bela:

    mangmang/tabas mengusir bala

    O.... ndilat la erdilah, nipak la ernahe, nganggel la rigung,  ngkarat la ripen.
    Asa pulah pulih ko, ku kerangen numbu raya.
    Adi perlu ko buk, mindo ko ku rukoh (pola = aren).
    Adi perlu ko tulan, mindo ko ku batu.
    Adi perlu ko dareh, lawes ko ku kayu erduruh(ergetah).
    Adi perlu ko jukut, lawes ko ku tanah.
    Adi perlu ko ku kesah, lawes ko ku angin.
    Ku eteh bapa ras nandem..
    Bapam si dandan Dibata, nandem beru raja muah-muah.!

    Lihat juga:

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Mejuah-juah!