Mejuah-juah.     Selamat datang di blog sederhana kami: "Rudang Rakyat Sirulo".   Mejuah-juah. Kami minta maaf jika diwaktu dekat ini akan ada sedikit gangguan atau ketidak nyamanan pengunjung terhadap tampilan blog ini, sebab direncanakan dalam waktu dekat blog ini akan melakukan perbaikan. Terima kasih atas kunjungan anda.   Terus dukung dalam doa, untuk Taneh Karo Simalem yan kita cintai segera dipulihkan    Mejuah-juah.        RUDANG RAKYAT SIRULO COMUNITY menerima donasi dari pihak-pihak yang hendak/peduli dengan blog ini, yang ingin berinfestasi. Hal ini ditujukan untuk menghidupkan terus blog ini, serta meng-UPGRADEnya ke wensite berbayar demi kenyamanan pengunjung. Bagi anda yang tertarik silahkan hubungi e-mail: bastanta.meliala@gmail.com. Terima kasih.
Mejuah-juah.   Rudang Rakyat Sirulo Comunity, mengundang partisipasi dari pemcaba untuk mendukung eksistensi blog ini, dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Karo ke e-mail: bastanta.meliala@gmail.com    RRSC juga mengundang para pengunjung blog untuk ikut serta membangun jaringan RRSC dengan cara menyampaikan donasi untuk meng-UPGRADE blog ini ke versi berbayar, hal ini dianggap perlu untuk memberi kualitas konten dan kenyamanan pembaca.   Bagi anda yang tertarik untuk mendukung dan ikut serta membangun jaringan RRSC, anda dapat menyampaikan donasi anda ataupun berinfestasi di blog ini. Silahkan hubungi e-mail admin di BASTANTA.MELIALA@GMAIL.COM    Mejuah-juah.
    <--> MEJUAH-JUAH <-->

    Jumat, 08 Maret 2013

    Kekurangan facebook


    Dari sekian banyak jejraringan sosial yang ada sekarang ini, facebook menempati tempat teratas yang paling populer. Mengapa tidak? Mulai dari anak kecil hingga lanjut usia semuanya tahu apa itu facebook(FB) dan semua pada facebukan(bermain facebook). Dari informasi yang saya temukan di media online menyebutkan kalau Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia dalam penggunaan internet yang jumlahnya mencapai 55 juta (Des 2011) dan menduduki pringkat ketiga di Asia dalam kategori pengguna internet. Diyakini jumlah ini dalam realitanya jauh lebih besar dan setiap saat berubah dan tak tertutup kemungkinan terjadi peningkatan yang radikal. Berdasarkan data Kominfo April 2012, mencatat pengguna facebook 44,6 juta dan twitter 19,5juta dan ini data yang sangat besar dan mencatatkan nama Indonesia sebagai negara kelima pengguna twitter terbesar di dunia. Hebat bukan? Facebook sebagai media sosial yang memberi layanan geratis dengan dukungan penuh yang memungkinkan interaksi antara para pengguna semakin efektif dan intens ditambah cara pemakaiannya yang sederhana dan mudah, tentunya tak salah banyak pengguna jejaringan memilih facebook dengan mengesampingkan privasi(mengingat ramainya pengguna FB). Namun, dari sekian banyak kelebihan facebook dibanding sosial media yang lain, masih ada beberapa kekurangan ya setidaknya menurut saya dan mungkin Anda juga berfikir demikian. Berikut kekuarangan facebook yang menurut saya. 

    1. Tamparan
     Salah satu fitur interaksi facebook adalah “colek” atau dalam cakap Karo "gidik". Pengguna dapat mengirimkan colekan kepada pengguna lainnya, sehingga bisa saling colek mencolek dan jika tak mau kita bisa membiarkan saja atau menghapus colekan. Namun, ‘nggak sopan kali colak-colek sembarang orang, apalagi yang baru kenal ataupun sama sekali tidak kenal. Hmm… Untuk itu, maunya pihak facebook juga menyediakan layanan “tamparan” sehingga, bagi orang yang tidak sopan dan sesuka hati mencolek bisa dibalas dengan “tamparan”. Gimana, cocok kam rasa? Hahahaha…

    2. Empat jempol
    Selain “colek” di facebook juga memungkinkan para penggunanya untuk berbagi file, apakah itu text, photo, maupun video. Selain itu ada juga pesan langsung ke kronologi(di dinding) dan status pengguna yang dimana pengguna lain dapat memberi komentar dan menyukainya(suka/like) dan dengan meng-klik “suka” maka akan muncul icon jempol. Namun, tak jarang para pengguna itu mengirim dan membagikan hal-hal yang sangat bermanfaat, menarik, dan apalah itu, dan ‘nggak enak banget-kan kalau misalkan sebuah setatus yang biasa-biasa saja karena atas dasar solidaritas dan keprihatinan terus kita kasi jempol dan demikian juga dengan status yang sangat berkualitas. Ya, maunya facebook bikin empat jempol biar ada bedanya sama yang biasa-biasa aja itu. Hmm… kan manusia juga punya empat jempol, dua jempol tangan dan dua jempol kaki. :D

    3. Tidak suka
    Seperti pada poin dua diterangkan ada konten yang biasa-biasa saja dan ada konten yang luar biasa(maksudnya diluar kebiasaan. Hahahaha… alias si pengirim jarang-jarang kayak gitu. Wkwkwkwk… :p) dan ada satu kategori lagi dari saya, yakni ‘nggak banget! Untuk kategori yang ketiga ini hendaknya pihak facebook juga menyediakan fitur “tidak suka” sehingga si pengirim tahu kalau konten yang dibagikannya itu tidak disukai orang atau bahkan sangat tidak disukai.

    Ok, dekh! Kata Nini Tudung(nenek) terlalu banyak mengeluh dan meminta juga tidak baik, jadi untuk sementara cukup tiga itu aja dulu, entar kalau sudah dikabulin baru minta lagi. Hahahah… :-) Salam damai dan mejuah-juah.


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Mejuah-juah!