Mejuah-juah.     Selamat datang di blog sederhana kami: "Rudang Rakyat Sirulo".   Mejuah-juah. Kami minta maaf jika diwaktu dekat ini akan ada sedikit gangguan atau ketidak nyamanan pengunjung terhadap tampilan blog ini, sebab direncanakan dalam waktu dekat blog ini akan melakukan perbaikan. Terima kasih atas kunjungan anda.   Terus dukung dalam doa, untuk Taneh Karo Simalem yan kita cintai segera dipulihkan    Mejuah-juah.        RUDANG RAKYAT SIRULO COMUNITY menerima donasi dari pihak-pihak yang hendak/peduli dengan blog ini, yang ingin berinfestasi. Hal ini ditujukan untuk menghidupkan terus blog ini, serta meng-UPGRADEnya ke wensite berbayar demi kenyamanan pengunjung. Bagi anda yang tertarik silahkan hubungi e-mail: bastanta.meliala@gmail.com. Terima kasih.
Mejuah-juah.   Rudang Rakyat Sirulo Comunity, mengundang partisipasi dari pemcaba untuk mendukung eksistensi blog ini, dengan mengirimkan tulisan-tulisan yang berkaitan dengan Karo ke e-mail: bastanta.meliala@gmail.com    RRSC juga mengundang para pengunjung blog untuk ikut serta membangun jaringan RRSC dengan cara menyampaikan donasi untuk meng-UPGRADE blog ini ke versi berbayar, hal ini dianggap perlu untuk memberi kualitas konten dan kenyamanan pembaca.   Bagi anda yang tertarik untuk mendukung dan ikut serta membangun jaringan RRSC, anda dapat menyampaikan donasi anda ataupun berinfestasi di blog ini. Silahkan hubungi e-mail admin di BASTANTA.MELIALA@GMAIL.COM    Mejuah-juah.
    <--> MEJUAH-JUAH <-->

    Selasa, 16 Oktober 2012

    Kalender Karo

    Kalender Karo: Bulan April 2013 (Sipaka V = Paka Arimo / Sipaka VI = Paka Kuliki)
    Kalender Karo: di bulan April 2013

    Kalender Karo: Bulan Mei 2013 (Sipaka VI = Paka Kuliki/Sipaka VII = Paka Kayu)
    Kalender Karo: di bulan Mei 2013

     Berikut penjelasan(ramalan) dari hari-hari dalam Kalender Karo!

    1. ADITIA 
    Dalam penanggalan Karo. Aditya adalah hari yang pertama, dikatakan hari yang medalit (licin), namun baik untuk memulai/mengawali sesuatu pekerjaan, dan juga hari yang baik untuk membuat suatu kesepakatan/perjanjian (baik usaha, percintaan, dll).


    2. SUMA 
    Adalah hari yang ke-dua dalam penanggalan Karo yang disebut juga sebagai “ wari si dua nahe (hari untuk kaki dua)” contoh: manusia, ayam, dll. Hari ini dikatakan hari yang kurang baik jadi, tidak baik untuk melakukan perdebatan, penyelidikan, atau menguji sesuatu. Namun, seperti dikatakan didepan wari si dua nahe, harinya untuk mahluk berkaki dua baik untuk berburu, mancing, menjala, dll.


    3. NGGARA
      Adalah hari ke-tiga dalam penanggalan Karo. Hari ini dikenal sebagai hari yang sulit, kejam, dan keras sehingga, zaman dahulu kala para puanglima (panglima) mempergunakan/memanfaatkan hari ini untuk hari berperang (hari baik untuk berperang) seperti namanya “nggara = mara, bara, terbakar.” Selain baik untuk berperang hari ini juga di katakan baik untuk berpaling/menghindar dari sesuatu hal, buang sial, meramu obat, berburu, membuka lahan, baik juga untuk melakukan/mengunjungi sesuatu/se-seorang, tetapi hal/keadaan tidak/kurang baik untuk yang dikunjungi.


    4. BUDAHA 
    Adalah hari keempat dari penanggalan Karo. Hari baik buat yang berkaki empat. Disebut juga hari padi, baik untuk menanam padi, memulai/mengawali kegiatan bertani, dan hari ini juga baik untuk melakukan kegiatan ataupun pesta.


    5. BERAS PATI 
    aDalah hari kelima dari penanggalan Karo, dimana hari ini juga sangat licin, hari baik untuk melakukan pesta, mengket rumah mbaru (masuk rumah baru), memulai berdagang, mencari pekerjaan, tetapi di hari ini dikatakan tidak baik untuk berdebat.


    6. CUKRA ENEM  
    aDalah hari keenam dalam penanggalan Karo, disebutlah hari berngi (malam). Artinya hari untuk mengakhiri semua kegiatan-kegiatan, sehingga disebut juga hari pencerahan karena selain mengakhiri kegiatan-kegiatan, dipercaya juga akan menjadi akhir dari segala kegalauan yang dialami, sehingga disebut “wari salangsai.” Dikatakan hari ini juga baik untuk merantau, berlayar mangarungi samudera, melamar kerja, menghadap raja (petinggi/pejabat/penguasa/bangsawan), mulai berdagang. Selain itu, hari ini juga baik untuk melakukan upacara pernikahan, pesta muda-mudi, mengawali kegiatan bertani, nungkuni (meminang/melamar pujaan hati)


    7.     BELAH NAIK 
    Adalah hari ke-tujuh dalam penanggalan Karo, juga disebut hari penderas, hari Raja, adil, hari baik untuk nangkih/lompat (membawa lari kekasih hati untuk menyatukan diri (jika tidak di restui)), melamar kerja, memberi sesaji, menyelesaikan utang adat (bayar utang adat), mandi kembang karena tujuan telah tercapai, dan hari baik untuk semua pesata-pesta.

    8.     ADITIA NAIK
    Adalah hari ke-delapan dalam penanggalan Karo, hari dimana semua baik. Baik untuk berpesta, baik untuk membuat perjanjian, musyawarah, mandi kembang, menikah, memasuki rumah baru, memulai berdagang, baik untuk menjalin kembali hubungan yang t’lah lama retak atau terputus (bermaaf-maafan), membawa pujaan hati lari (kalau tidak di restui), memcari barang-barang antik, mencari barang beharga, dll.

    9.     SUMANA SIWAH 
    Adalah hari ke-sembilan dari penanggalan Karo, dikatakan hari yang kurang baik.  Harus berhati-hati dan teliti dalam bertindak ataupun melakukan setiap kegiatan, hanya baik untuk berburu ataupun memasang jerat.

    10. NGGARA SEPULUH 
    Adalah hari ke-sepuluh dalam penanggalan Karo, di katakan hari ini adalah hari “malas.” Harus berhati-hati dalam berbicara, hindari perdebatan, awas api! Baik untuk meramu obat, membalas dendam (berperang), memulai project, buang sial, melangsungkan pernikahan, berpesta, dan mengambil tualng-tulang leluhur untuk dipersatukan dalam sebuah geriten (bangunan/rumah untuk menyatukan dan menyimpan tulang-tulang keluarga dalam masyarakat Karo). Hari ini juga dikatakan hari yang kejam dan keras, jadi harus berhati-hati!

    11. BUDAHA NGADEP 
    Adalah hari ke-sebelas dari penanggalan Karo. Dikatakan sebagai hari pencerahan, hari baik, baik untuk melakukan semua kegiatan dan baik untuk berpesta. Baik untuk membuat suatu perjanjian, musyawarah, mengunjungi Kalimbubu, melamar pekerjaan, membuka usaha, dan melakukan acara-acara adat.


    12. BERAS PATI TANGKEP 
    Hari ke dua belas dalam hari-hari Karo. Merupakan hari yang baik. Baik untuk menghadap/menemui pajabat atau orang besar, melamar kerja, bersemedi (meditasi), mandi kembang dengan jeruk purut, acara meminta rejeki, melangsungkan pernikahan, melakukan pemujaan kepada Tuhan.


    13. CUKERA DUDU (LAU/air) 
    Adalah hari/wari mehuli(baik), baik melangsungkan pernikahan, menanam kebaikan untuk tolak balan dan segala niat buruk orang kepada kita, ngeluncang, mengunjungi orang tua/kalimbubu, memasuki rumah baru, erpangir ku lau (mandi kembang ke sungai).


    14. BELAH PURNAMA RAYA 
    Adalah hari ke-empat belas, yang dikatakan juga dengan wari Raja (hari raja). Di hari ini dikatakan baik untuk melakukan upacara/pesta besar, harinya untuk orang-rang besar (sibayak/raja, bangsawan, pejabat,dll), mandi kembang kesungai untuk bersih diri, ngeluncang, guro-guro aron, minum air suci, naruhken anak ku kalimbubu (ngantarkan anak (laki-laki) ke pihak kalimbubu.


    15. TULA 
    Adalah hari ke lima belas. Hari sial!, semua merasa enggan melakukan apapun dalam hari ini karena dipercaya hari yang sial, namun baik ngerabi (membabat, membersihkan semak) dan juga baik menanam kelapa nyiur.


    16. SUMA CEPIK 
    Adalah hari ke enam belas dalam hari-hari Karo. Hari yang tidak baik!, jangan sampai ada yang/bagian kurang dalam suatu ramuan, maka hasilnya akan berakibat fatal. Baiknya: berburu, masang jerat, mancing, dan memasang jala.


    17 NGGARA ENGGO TULA 
    Adalah hari baik untuk buang sial, membuat obat, buang suntuk, dan mandi kembang keberuntungan.


    17. BUDAHA GOK 
    Adalah hari dimana munculnya buah padi, mulai munculnya putik, memberi padi, mengawali musim tanam, menanam padi (padi darat), memulai panen padi, melakukan pengerikan, menyimpan padi walaupun dikatakan hari ini adalah hari yang kurang baik.


    18. BERAS PATI SEPULUH 
    Adalah hari ke sembilan belas dan harinya untuk memulai/mengawali untuk melakukan pembersihan lahan untuk menanam, memotong kayu untuk dipergunakan membangun rumah ataupun gubuk, baik memancing, dan juga baik untuk mendirikan gubuk di kebun.

    19. CUKRA SI DUA PULUH (20) 
    Adalah hari baik untuk membuat/meramu obat-obatan, memasuki rumah baru, nampeken tulan-tulan erkata gendang (upacara memimdahkan tulang-tuang keluarga dari kubur asal ke geriten), baik juga melakukan perjalanan, dan bermalas-malasan.

    20. BELAH TURUN 
    Adalah hari ke dua puluh satu, dikatakan hari yang baik untuk buang sial, memasang jerat, memancing, dbrburu, dan memikat.

    22. ADITIA TURUN  
    Adalah harinya untuk membuat/meramu obat-obatan, erpangir kengalen, buang sial, berburu, memancing, buang/nangkal penyakit, dan turun ke air.


    23. SUMANA MATE 
    Adalah hari ke dua puluh tiga dalam kalender Karo, hari yang baik memasang jerat baik di darat maupun di dalam air, dan melakukan perburuan hewan-hewan.

    24. NGGARA SIMBELIN 
    Adalah hari baik membuat/meramu obat-obatan, mandi kembang buang sial dan tangkal bala dan penyakit, serta meminta/berdoa kepada Yang Kuasa agar segalanya baik dan berjalan baik.


    25. BUDAHA MEDEM  
    Adalah hari ke dua puluh lima yang dimana juga dikatakan harinya untuk tanaman/tumbuh-tumbuhan. Hari ini baik untuk menanam dan tentunya baik untuk ke ladang, memberi padi, muti, menuai padi ke kebun, melakukan pengerikan, serta pergi/berangkat merantau baik untuk bekerja maupun menuntut ilmu.


    26. BERAS PATI MEDEM 
    Adalah hari yang ke dua puluh enam dalam kalender Karo. Dikatakan wari si malem-malem (senuanya baik), mere nakan man orang tua (salah satu tradisi orang Karo.. memberi/mengantar makan(-nan) kepada orang tua agar orang tua sehat-sehat dan panjang umur dan anak/cucu sehat-sehat, panjang umur, murah rejeki dan selalui disertai doa dan restu dari orang tua), ndahi kalimbubu (menghadap/mengunjungi pihak kalimbubu), melangsungkan pesta pernikahan, serta membuat/meramu obat-obatan.

    27. CUKRANA MATE 
    Adalah hari buang sial, baik membuat/meramu obat, berburu, memancing, membersihkan lahan pertanian.

    28. MATE BULAN NGULAK
      Adalah hari untuk buang sial, encari inspirasi serta motivasi untuk menggugah semangat, berburu, serta memancing ke laut lepas.

    29. DALAN BULAN  
    Adalah hari ke dua puluh sembilan. Hari ini juga menjadi hari akhir/penutup dalam beberapa paka (bulan) dalam kalender Karo, seperti: si paka dua (2. paka tendang/lampu), si paka empat (4. paka padek/katak), si paka enem (6. paka kuliki/elang), si paka waluh(8. paka tambak/kolam), si paka sepuluh (10. paka baluat/alat musik tiup; sej. Seruling), dan si paka sepuluh dua (12. paka binurung(nurung)/ikan). Hari ini juga sering dikatakan hari yang kurang baik,  dan simehuli tupuk.


     30. SAMI SARA 
    Adalah hari/wari nutup Kerja (hari akhir kegiatan/pesta), menyelesaikan pekerjaan ataupun perjanjian, pupursage (suatu upacara perdamaian antara pihak-pihak yang berselisih menurut adat-istiadt Karo), berdoa kepada Yang Kuasa serta roh-roh nenek moyang, serta mengakhiri pendidikan (ngguru: dalam artian menuntut ilmu mystis). Sami Sara juga merupakan hari terakhir dalam hari-hari Karo (30) dan juga hari terakhir dari beberapa paka (bulan), seperti: paka sada (1. paka kambing), paka telu (3. paka gaya/cacing), paka lima (5. paka arimo/harimau), paka pitu (7. paka kayu), paka siwah (9. paka gayo/sej. kepiting), paka sepuluh sada (11. paka batu).

    Lihat juga: Katika
    Comments
    3 Comments

    3 komentar:

    1. salam kenal ma...
      saya jansen ginting ma
      mama udah punya penanggalan untuk tahun 2014 ma?
      bujur

      BalasHapus

    Mejuah-juah!